Kenapa Manusia Harus Dididik. NPM : 202114500144 . Nama : Sita Kurniawati kelas R1B

BAB I

       Eksistensi manusia bersifat terbuka, artinya bahwa manusia adalah makhluk yang belum selesai mengadakan dirinya sendiri. Dengan demikian, manusia berada dalam perjalanan hidup, dalam perkembangan dan mengembangkan diri. Ia adalah manusia tetapi sekaligus “belum selesai” mewujudkan dirinya sendiri.

       Bersamaan dengan hal di atas, dalam eksistensinya manusia mengemban tugas untuk menjadi manusia ideal, yaitu manusia dewasa. Sosok manusia ideal atau manusia dewasa merupakan gambaran manusia yang dicita-citakan atau yang seharusnya. Sebab itu, sosok manusia ideal atau kedewasaan tersebut belum terwujudkan, melainkan harus diupayakan untuk diwujudkan.

       Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang dibekali dengan akal dan pikiran. Manusia merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki derajat paling tinggi di antara ciptaannya yang lain. Hal yang paling penting dalam membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah bahwa manusia dilengkapi dengan akal, pikiran, perasaan, dan keyakinan untuk mempertinggi kualitas hidupnya di dunia.

       Manusia dididik dan mendidik dirinya agar terbentuk kemampuan untuk menjaga kelangsungan hidupnya secara terus-menerus. Potensi didik mendidik itulah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Kemajuan teknologi yang semakin cepat membuat manusia dituntut untuk memperoleh pendidikan yang lebih agar tidak tertinggal dengan individu lainnya. Salah satu contohnya adalah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah membawa perubahan dihampir semua aspek kehidupan.

Mengapa Manusia Perlu Dididik ?

1. Manusia harus dididik, karena manusia lahir dalam keadaan tak berdaya, lahir tidak langsung dewasa dan merupakan makhluk social yang membutuhkan interaksi dengan orang lain.

2. Manusia dapat di didik karena manusia dapat memiliki, memperbaiki dan mengembangkan hati nurani, perasaan, nilai-nilai atau norma susila yang  dapat        membedakan dirinya dengan makhluk lain.

 

        Pada hakekatnya manusia adalah animal educable (binatang yang dapat didik), animal educandum (binatang yang harus di didik) dan educandus (mahluk yang dapat mendidik). Dari hakekat ini jelas bahwa pendidikan merupakan keharusan mutlak bagi manusia. Oleh karena manusia itu perlu dididik, maka dapat ditinjau dari beberapa aspek. Pada waktu kehidupan permulaan (bayi/anak-anak), mula-mula yang paling berperan adalah dari segi fisik, kemudian secara berangsur-angsur segi rohani berganti memegang peranan penting. Perkembangan fisik individu ditentukan oleh maturation (kematangan) dan learning (belajar).

       Seperti contoh seorang anak akan dapat berjalan jika memiliki tulang-tulang kaki dan otot yang cukup kuat disertai dorongan untuk berjalan adalah faktor kematangan. Tetapi, kematangan itu sendiri belum cukup untuk memiliki kemampuan untuk berjalan, ia harus belajar terus dan dibantu oleh orang lain.

         Ditinjau dari sisi lain, hakikat manusia adalah sebagai mahluk individu dan sosial, terdiri dari unsur jiwa dan raga yang diciptakan oleh Tuhan lewat hubungan orang tua untuk hidup secara sah lewat pernikahan, karena itu secara kodrat orang tua harus mendidik anak-anaknya secara bertanggung jawab. Orang tua tidak cukup hanya memberikan makan, minum dan pakaian kepada anaknya, tetapi harus berusaha bagaimana agar anaknya menjadi pandai, bahagia dan berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.

 

 

 

BAB II

  PENGERTIAN PENDIDIKAN DAN ILMU PENDIDIKAN

         Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. adalah Berupa tindakan manusia

 Ilmu pendidikan adalah uraian secara sistematis dan ilmiah tentang bimbingan atau

tuntunan Pendidikan kepada anak-anak didik dalam perkembangannya agar ia tumbuh secara wajar berpribudi baik, sebagai anggota masyarakat yang hidup selaras dan seimbang dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Perbedaan Ilmu Pendidikan dan Pendidikan:

a.       Ilmu Pendidikan

Ilmu pendidikan lebih menitik beratkan kepada pemikiran permenuan tentang pendidikan. Pemikiran bagaimana sebaiknya sistem pendidikan, tujuan pendidikan, materi pendidikan, sarana dan prasarana pendidikan, cara penilaian, cara penerimaan siswa. Lebih menitik beratkan pada teori.

b.      Pendidikan

Pendidikan lebih menitik beratkan dalam hal praktek, yaitu menyangkut kegiata belajar-mengajar.

            Ilmu pendidikan dan pendidikan tidak dapat dipisahkan, keduanya harus dilaksanakan secara berdampingan, saling memperkuat peningkatan mutu dan tujuan pendidikan.

            Pentingnya mempelajari ilmu pendidikan:

a)      Untuk pengembangan individu

Seperti yang kita ketahui manusia sebagai makhluk berbudaya dapat mengembangkan dirinya sedemikian rupa sehingga mampu membentuk norma dan tatanan kehidupan yang didasari oleh nilai-nilai luhur untuk kesejahteraan hidup, baik perorangan maupu untuk kehidupan bersama.

b)       Bagi pendidik pada umumnya

Dengan memahami pendidikan, pendidik dapat:

1.      Memudahkan praktek pendidikan

2.      Dapat menimbulkan rasa kecintaan pada diri pendidik terhadap tugasnya, terhadap anak didik dan terhadap kebenaran.

3.      Dapat menghindari banyak kesukaran dan kesalahan dalam melaksanakan praktek pendidikan.

c)   Dari segi pembangunan

            Begitu pentingnya pendidikan untuk pembangunan bangsa maka pemerintah telah berusaha keras untuk:

1. Meningkatkan usaha pemerataan pendidikan

2. Meningkatkan mutu pendidikan setiap tingkat pendidikan, untuk ini peningkatan kemampuan professional guru merupakan komponen terpenting dalam sistem pendidikan.

3. Meningkat relevansi pendidikan terhadap kebutuhan masyarakat dan kebutuhan akan pelaksanaan pembangunan yang sekarang sedang akan terus dilaksanakan bahkan semakin ditingkatkan.

4. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan pendidikan di semua jenjang pendidikan.  

 

 

PENUTUP

Bahwa manusia perlu di didik karna manusia memerlukan pendidikan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya dalam bertahan hidup. Manusia perlu dididik agar dapat menilai sesuatu baik atau buruk atau berguna atau tidaknya suatu hal tersebut dalam mensejahterakan kehidupannya. Manusia harus dididik, karena

1.manusia lahir dalam keadaan tak berdaya, lahir tidak langsung dewasa dan merupakan makhluk social yang membutuhkan interaksi dengan orang lain.

2. Manusia dapat di didik karena manusia dapat memiliki, memperbaiki dan mengembangkan hati nurani, perasaan, nilai-nilai atau norma susila yang  dapat  membedakan dirinya dengan makhluk lain.

 

Komentar

  1. Langkah awal yang bagus, demi kualitas tulisan. isi dan tampilannya silahkan dipercantik agar menarik untuk dilihat dan dibaca. Sukses Terus

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aliran-aliran Pendidikan dan Gerakan-gerakan pendidikan di Indonesia.